Ayam dan Ikan Bakar Celup Sindangsono
Pada kesempatan kali ini saya kebetulan hinggapnya ke jejeran warung kaki lima di daerah Geger Kalong Atas, tepatnya sebelah kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Namanya juga daerah kampus ya pastinya banyak pilihan tempat-tempat makan baik itu berupa cafe-warteg (di bilang cafe ngga, warteg juga ngga :p) ataupun warung tenda pinggir jalan.
Kebetulan dari sekian banyak tempat makan ada satu tempat yang dari dalam warung tendanya terus mengebul asap pembakaran. Awalnya di kirain jualan sate eh ternyata jual ayam dan ikan bakar. Jarang-jarang nih siang-siang ada yang jualan yang serba di bakar. Hati pun akhirnya terpaut pada warung satu ini. Dari spanduknya ternyata warung tenda ini di beri nama “Warung Ayam Bakar Celup Sindangsono”. Selain menu ayam, warung ini juga menawarkan menu ikan air tawar seperti ikan nila dan ikan bawal.

Walaupun sebenarnya tahu kalau menu andalan warung tenda ini adalah ayam bakarnya akan tetapi karena sudah keseringan makan ayam akhirnya saya memilih untuk mencoba menu ikan bawal bakarnya. Aroma sedap sudah tercium ketika penjualnya sedang membakar ikan bawal bakar pesanan saya. Karena ini adalah warung tenda jadi harap maklum kalau tempatynya seadanya. Hanya ada satu meja putih panjang untuk tempat duduk pelanggannya.
Waktu pesanan saya datang saya cukup terkejut dengan penyajiannya yang cantik dengan piring segiempat bernuansa daun dan sayuran yang di tata rapi. Berbeda dengan penyajian warung-warung tenda yang biasa saya datangi. Dengan penyajian yang cantik seperti ini tentulah selera makan saya pun jadi bertambah..yummy.
Setelah makan ternyata saya agak kecewa dengan rasa ikan bakarnya yang menurut saya kurang spesial tidak seperti ayam bakarnya (sayang ngga ada foto ayam bakarnya). Akan tetapi semua itu tertutup dengan rasa sambalnya yang nendang banget. Abis makan saya jamin bakal ngelap-ngelap hidung (meler bo..puedees). Padahal sambal hijaunya sudah saya campur dengan kecap..wuih..pokoknya maknyuuussss.

Untuk harga sendiri saya rasa masih lumayan murah. Untuk satu porsi ikan bawal bakar saya harus merogoh kocek sebesar Rp.10000 sedangkan satu porsi ayam bakarnya di hargai Rp. 8000.
Gimana? tertarik untuk mencoba?












